Apa Itu Lisensi 'Editorial Use Only' di Shutterstock dan Kapan Harus Digunakan?
Jika kita seorang desainer, fotografer, atau ilustrator yang ingin menghasilkan uang dari karya digital, kita mungkin sudah familiar dengan platform seperti Shutterstock. Salah satu jenis lisensi yang sering membingungkan para kontributor pemula adalah lisensi “Editorial Use Only.” Sehingga mari kita bahas tentang lisensi yang ada di Shutterstock ini.
Apa Itu Editorial Use Only?
Editorial Use Only adalah lisensi yang membatasi penggunaan gambar hanya untuk tujuan editorial, seperti artikel berita, dokumentasi, majalah cetak atau online, buku non-komersial, blog dengan konten edukatif atau informatif.
Artinya gambar dengan label ini tidak boleh digunakan untuk iklan, promosi produk, kemasan, desain merchandise, atau iklan media sosial. Atau simplenya tidak bisa digunakan secara komersial bisnis.
Kapan Kita Harus Menggunakan Lisensi Editorial?
Kita dapat menggunakan lisensi Editorial Use Only saat karya kita mengandung unsur-unsur seperti berikut ini:
1. Tokoh Publik
Contohnya seperti Politisi (Joe Biden, Jokowi, Donald Trump), Selebriti (Taylor Swift, Elon Musk), Atlet (Messi, Ronaldo). Mereka memiliki hak atas citra (right of publicity), dan kita tidak bisa menjual wajah mereka secara komersial.
2. Merek Terkenal & Logo
Contohnya seperti Apple, Nike, Google, dll.Lalu logo perusahaan, desain produk (misalnya iPhone, mobil Tesla, sepatu Nike). Karena mereka dilindungi oleh hak cipta dan merek dagang, maka hanya bisa digunakan untuk kepentingan editorial.
3. Bangunan Terkenal
Untuk bangunan terkenal contohnya adalah gedung yang memiliki desain arsitektur unik (misalnya Sydney Opera House, Burj Khalifa), bangunan berlisensi (misalnya Disneyland, stadion olahraga). Jika diambil secara jelas dan fokus, biasanya harus masuk editorial.
Apa yang Harus Dicantumkan Saat Submit ke Shutterstock?
Agar gambar kita diterima dan tidak ditolak, pastikan deskripsi menjelaskan dengan jelas tentang karya yang akan kita upload dengan diawali alamat kota dan tanggal ketika karya kita diupload. Berikut contohnya:
“Sumedang, Jawa Barat, Indonesia - August 7st 2025 : Illustration of Elon Musk, created for editorial use only. This artwork is intended for news, commentary, or documentary purposes.”
Kemudian pilih jenis Lisensi Editorial Use Only lalu isi keyword yang relevan dengan karya kita.
Apakah Gambar Editorial Bisa Menghasilkan Uang?
Jawabannya iya, saya sendiri sudah membuktikannya. Karya saya yang paling banyak diunduh adalah karya dengan lisensi Editorial Use Only. Sehingga lisensi ini terbukti menghasilkan yang lumayan.
Meskipun lisensinya terbatas, permintaan untuk gambar editorial sangat tinggi, apalagi saat ada berita viral, tokoh tertentu sedang naik daun, dan isu global sedang hangat.
Tips Supaya Gambar Editorial Kamu Diterima
- Pastikan orisinalitas desain – jangan hanya trace foto namun buat seunik mungkin dan tidak menjiplak karya orang lain.
- Gunakan referensi dari sumber berita yang bebas lisensi (misalnya Wikipedia Commons, atau berita dengan foto publik domain). Sehingga karya kita akan aman dari claim hakcipta.
- Upload secara konsisten dan ikuti tren berita, ini strategi memanfaatkan keadaan yang ada supaya karya kita banyak yang unduh untuk kebutuhan tren yang sedang terjadi.

Posting Komentar untuk "Apa Itu Lisensi 'Editorial Use Only' di Shutterstock dan Kapan Harus Digunakan?"
Posting Komentar