Lebih Baik Upload Gambar Random atau Fokus Satu Niche di Shutterstock?

Bagi para kontributor Shutterstock baik pemula maupun yang sudah aktif pertanyaan ini sering muncul: lebih baik upload gambar secara acak (random) atau fokus pada satu jenis (niche)? Jawaban singkatnya: fokus pada niche akan memberi hasil jangka panjang yang lebih konsisten dan profesional. Selain dari tampilan portofolio kita yang terlihat rapi juga memberikan kesempatan pengunjung yang datang tertarik pada desain lain yang saling terikat.

Namun, mari kita bahas lebih dalam dari dua sisi: kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan.

Upload Gambar Random: Eksplorasi Bebas

Jika kita memilih untuk mengupload gambar secara bebas sehingga mengambil banyak tema apa saja, berikut adalah kelebihannya:

Bisa Menjangkau Pasar Luas

Dikarenakan randomnya tema yang kita ambil dengan berbagai jenis gambar, kita memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak kategori pembeli dengan random.

Bebas Mengeksplor Gaya

Cocok untuk kreator yang suka bereksperimen dan belum menemukan gaya khasnya. Kita tidak terpacu dalam hanya satu kategori. Kita memiliki kebebasan apa saja yang ingin kita upload dan memungkinkan kita tidak berfokus pada satu hal yang tentunya membuat kita stuck jika tidak ada ide lain. Dengan randomnya tema kita bisa dengan mudah tanpa berpikir panjang untuk apa saja yang akan kita upload.

Mudah di Awal

Tidak perlu riset terlalu dalam, cukup buat apa saja yang kita bisa. Sehingga kita lebih produktif dan tidak stuck jika ide kita sedang buntu.

Namun jika kita mengambil kategori random maka ada kekurangan yang harus kita terima, seperti:

Portofolio Terlihat Tidak Fokus

Calon pembeli atau klien sulit melihat spesialisasi kamu. Karena randomnya yang kita upload, maka akan tidak terlihat estetik dimata calon pembeli. Portofolio kita akan terlihat berantakan karena randomnya kategori.

Sulit Membangun Identitas Brand

Shutterstock menyukai kontributor dengan gaya dan niche yang konsisten. Dengan tidak konsistennya tema yang kita ambil maka calon pembeli tidak mudah mengenali diri kita. Karena branding dari portofolio kita yang tidak kuat.

Rekomendasi Algoritma Lemah

Gambar acak sering kali tidak dikenali sebagai “karya khas kita” oleh sistem Shutterstock. Sehingga walaupun memiliki potensi pengunjung lebih luas, namun ini tidak baik untuk algoritma karena algoritma akan susah merekomendasikan portofolio kita ke pengunjung seperti apa yang harusnya direkomendasikan.

Upload Gambar Satu Niche: Fokus = Kredibilitas

Jika kita memilih satu tema saja untuk kita upload ke Shutterstock maka berikut kelebihannya:

Portofolio Lebih Profesional

Memberi kesan bahwa kamu “ahli” di bidang tersebut. Sehingga calon pembeli akan menandai portofolio kita sebagai portofolio yang memiliki ciri khas. Dan secara otomatis branding dari portofolio kita akan muncul sesuai dengan tema yang diambil.

Lebih Mudah Dikenali dan Direkomendasikan

Algoritma Shutterstock cenderung mendorong karya kita jika konsisten dan relevan dalam satu niche. Ini bagus untuk meningkatkan penjualan kita karena algoritma akan dengan mudah kepada siapa portofolio kita harus direkomendasikan.

Pelanggan Setia

Pembeli yang suka gaya kita akan kembali untuk membeli karya serupa. Karena tema portofolio kita konsisten maka membuat calon pembeli membutuhkan design serupa namun berbeda. Maka dia akan mengeksplorasi portofolio kita dengan baik.

Namun ada kekurangan yang harus diperhatikan sebagai berikut:

Perlu Riset dan Konsistensi

Tidak semua niche langsung menghasilkan. Kita perlu sabar dan telaten. Dikarenakan kita hanya satu niche/tema maka terkadang membuat kita stuck harus gambar apa lagi yang harus kita upload dalam tema yang sama. Ini membuat kebanyakan dari kita tidak terlalu menggembor-gembor setiap hari untuk upload.

Bisa Terasa Membosankan

Bagi yang mudah bosan, menggambar dalam satu gaya terus-menerus bisa jadi tantangan. Sehingga membuat kita menjadi susah untuk produktif.

Jadi mana yang lebih baik? Untuk mengetahui mana yang lebih baik itu tergantung dari diri kita sendiri. Jika kita masih pemula dan belum tau niche apa yang ingin difokuskan, maka mulai dari niche random dan temuka satu niche favorit. 

Atau jika ingin langsung dengan mudah diterima algoritma maka tentukan dari awal niche yang ingin diambil dan konsistenlah upload dalam niche yang sama terus menerus.

Kesimpulan

Shutterstock bukan hanya soal upload banyak gambar, tapi juga soal membangun portofolio yang kuat dan dikenali. Fokus pada satu niche membantu kitalebih cepat berkembang, membangun audiens setia, dan meningkatkan peluang penghasilan pasif yang stabil.

Jadi, apakah kamu masih ingin upload secara random, atau sudah siap memilih niche terbaikmu? Silahkan komentar dibawah ya!
Rhendrik Rian
Rhendrik Rian I was born, I was raised for this!

Posting Komentar untuk "Lebih Baik Upload Gambar Random atau Fokus Satu Niche di Shutterstock?"